Luke Shaw Diklaim Titik Lemah Manchester United, Karena Tidak Ada Kemauan Diet

Baru-baru ini pundit sepak bola Inggris, Paul Parker, mengatakan bahwa pemain berusia 24 tahun, Luke Shaw adalah titik lemah bagi Manchester United. Dirinya di nilai tidak punya semangat, bahkan untuk sekadar berdiet.

Luke Shaw sejatinya adalah pemain yang bermain apik pada musim 2018/19 yang lalu. Dia menjelma sebagai bek kiri utama United, setelah beberapa musim berusaha bangkit dari cedera patah kaki yang ia alami.

Akan tetapi ada grafik penurunan dari performa Luke Shaw dimana dirinya dinilai masih belum cukup bagus. Jose Mourinho, mantan manajer Manchester United, menjadi salah satu pihak yang vokal mengkritik permainan bek 24 tahun.

Dan sama halnya dengan, Paul Parker dimana ia punya pandangan yang sama dengan Mourinho. Baginya, Luke Shaw bisa membuat pemain bertahan United kelimpungan.

Paul Parker Sering Telat Mundur dan Eggan Diet

Menurut Paul Parker, permainan Luke Shaw yang agresif membantu serangan akan menimbulkan celah di pertahanan Manchester United. Sebab, Luke Shaw sering telat untuk turun membantu lini pertahanan entah apa yang penyebab dirinya suka terlambat seperti itu.

“Saya mengerti mengapa tempo hari Jose Mourinho, ketika melawan Chelsea, mengatakan bahwa Harry Maguire akan punya masalah untuk melindungi Shaw yang terkadang hilang,” ucap Paul Parker pada The Mirror.

“Saya sebenarnya iba pada nasib Shaw di era Mourinho. Dia tidak pantas mendapat perlakuan itu. Hasilnya Mouringo memberi support setelah mengalami patah kaki yang mengerikan.”

“Tetapi, Shaw juga tidak membantu dirinya sendiri. Dia harusnya melakukan diet terbaik dan mencari kebugaran. Tetapi dia tidak melakukannya. Dia tidak sesemangat seperti yang saya harapkan,” tutur Paul Parker.

Opsi Buruk untuk Serangan

Luke Shaw sendiri saat ditengah lapangan punya karakter bermain yang agresif. Akan tetapi, sangat di sayangkan karena Paul Parker menilai dia bukan tipe pemain yang dibutuhkan oleh United. Dikarenakan, dia tidak mampu memberikan banyak opsi ketika tim menyerang.

“Dia hanyalah bek sayap layaknya era saya. Ketika dia maju, tidak banyak variasi dalam permainannya. Dia tidak melakukan hal yang berbeda, dia tidak punya trik di kakinya,” tegas Paul Parker.

Sementara itu, Luke Shaw bermain cukup solid ketika United menang dengan perolehan skor 4-0 atas Chelsea akhir pekan lalu. Mantan pemain Southampton tersebut akan tetap diyakini untuk ikut bermain pada laga kontra Wolves, yang di laksanakan pada hari Selasa tanggal 20 Agustus 2019 dini hari WIB mendatang.

Tinggalkan Balasan